You are on page 1of 27

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

BERBASIS PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

Sekolah : SMA Negeri 1 Padangan


Mata Pelajaran : Fisika
Kelas/Semester : XI / Genap
Materi Pokok : Pemanasan global dan dampaknya bagi kehidupan serta
lingkungan
Alokasi Waktu : 4 Minggu x 4 Jam Pelajaran @45 Menit

A. Kompetensi Inti
 KI-1 dan KI-2:Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam
berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga,
sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional,
dan kawasan internasional”.
 KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan,
kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian,
serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
 KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak
secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator
3.12 Menganalisis gejala pemanasan  Menjelaskan aktifitas manusia yang
global dan dampaknya bagi mengakibatkan berbagai dampak pemanasan
kehidupan serta lingkungan global, efek rumah kaca, dan perubahan iklim
 Menganalisis fenomena pemanasan global,
efek rumah kaca, perubahan iklim serta
dampak yang diakibatkan bagi manusia
 Menjelaskan hasil-hasil kesepakatan Global
IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait
pemanasan global
4.12 Mengajukan ide/gagasan  Menyajikan ide/gagasan penyelesaian
penyelesaian masalah pemanasan masalah pemanasan global sehubungan
global sehubungan dengan gejala dengan gejala dan dampaknya bagi kehidupan
dan dampaknya bagi kehidupan serta lingkungan
serta lingkungan

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:
 Menjelaskan aktifitas manusia yang mengakibatkan berbagai dampak pemanasan
global, efek rumah kaca, dan perubahan iklim
 Menganalisis fenomena pemanasan global, efek rumah kaca, perubahan iklim serta
dampak yang diakibatkan bagi manusia
 Menjelaskan hasil-hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC
terkait pemanasan global
 Menyajikan ide/gagasan penyelesaian masalah pemanasan global sehubungan dengan
gejala dan dampaknya bagi kehidupan serta lingkungan

AFEKTIF :
Perilaku Berkarakter :
Membentuk Perilaku siswa :
a.Mensyukuri kebesaran dan kekuasaan Allah SWT pencipta sumber daya alam
b.Bertanggung jawab terhadap kelestarian sumber daya alam
c.Bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup (adiwyata)
d.Kreatif dalam memanfaatkan sumber daya untuk peluang usaha (enterpreneur)
e.Gemar membaca, mandiri, tanggungjawab dalam melaksanakan tugas

Ketrampilan Sosial :
Melakukan komunikasi dengan guru dan temannya meliputi, bertanya, berpendapat,
menjawab dengan berpikir logis, kritis, menghargai keberagaman

D. Materi Pembelajaran
Gejala pemanasan global:
• Efek rumah kaca
• Emisi karbon dan perubahan iklim
• Dampak pemanasan global, antara lain (seperti mencairnya es di kutub, perubahan
iklim)

Penyebab Pemanasan Global


Hal – hal yang dapat menjadi penyebab terjadinya pemanasan global antara lain:

Efek Rumah Kaca, yaitu yang merupakan proses terjadinya pemantulan panas matahari ke
permukaan bumi yang terperangkap oleh gas – gas di atmosfer,

Penggunaan CFC (Cloro Flour Carbon ) yang tidak terkontrol,

Adanya emisi karbon dioksida dari kendaraan bahan bakar fosil dan juga emisi gas metana
dari kegiatan produksi pertanian, perkebunan, dan peternakan,

Terjadinya kerusakan fungsi hutan,

Adanya pemborosan penggunaan energi listrik,

Melakukan pembakaran sampah secara berlebihan,

Adanya peningkatan penggunaan pupuk kimia pada lahan pertanian.


Dalam terjadinya efek rumah kaca, melewati beberapa tahapan seperti :

Awalnya cahaya dari matahari yang keluar di pantulkan oleh dinding kaca, kemudian kembali
ke angkasa. Beberapa sinarnya di serap oleh bumi yang nantinya berwujud sinar inframerah.

Di dalam efek rumah kaca, terdapat gas kaca yang keluar dan membentuk lapisan yang
menyelimuti bumi. Gas kaca ini berupa CO2 (karbon dioksida), metana, NOx (nitrogen
dioksida), serta beberapa gas lainya yang merupakan reaksi alamiah industri. Jika gas efek
rumah kaca ini terlepas, maka partikelnya mampu naik sampai lapisan troposfer lalu
membentuk lapisan yang menyelimuti bumi.

Inilah rincian energi yang memantul ke bumi lagi :

 25% : dipantulkan awan dan partikel partikel lain


 25% : di serap oleh awan
 45% : di serap oleh permukaan bumi
 10% : dipantulkan lagi oleh permukaan bumi

Bumi sendiri di lapisi oleh selimut yang di namakan lapisan atmosfer. Dengan adanya gas
rumah kaca, akan ada partikel yang melayang di antara bumi dan lapisan atmosfer tersebut.
Hal ini menyebabkan panas bumi memantul dari panas bumi yang harusnya di bawa keluar,
namun panas bumi kembali masuk. Sehingga suhu bumi naik dan akhirnya menghangat.

Adanya efek rumah kaca yang memantulkan panas kembali ke bumi memang menaikan suhu
di dalam bumi. Pada awalnya bumi hanya menghangat saja. Namun jika terus berlanjut, bumi
bukan hanya menghangat tapi juga memanas yang sifatnya mengglobal.

Dampak Pemanasan Global Terhadap Lingkungan


Bumi Semakin Panas
akibat pemansan global membuat suhu dimuka bumi menjadi panas. pada tahun 2015 suhu di
muka bumi mencapai titik terpanas sepanjang sejarah. akibat adanya aktivitas pembakaran
bahan bakar fosil seperti batu bara dan minyak bumi telah sebabkan emisi gas buang yang
begitu siginifikan, mengakibatkan efek pemanasan global. suhu permukaan rata-rata dunia
untuk tahun 2015 adalah 0,73 derajat Celcius diatas rata-rata 1961-1990.
Menimbulkan Masalah Kesehatan
Pemansan global juga akan berdampak terhadap masalah kesehatan dan menjadi masalah
yang sangat signifikan. akibat pemansan global memberikan dampak kekeringan sehingga
memicu terjadinya kekurangan udara sehat, air bersih dan kegagalan produksi panen. hingga
mengakibatkan kelaparan dan harga makanan melambung tinggi
Memicu cuaca ekstream dan menyebabkan bencana alam
dampak yang paling signifikan dari pemansan global adalah bencana alam. bencana alam ini
terjadi akibat adanya perubahan pola cuaca. pemansan global akan menimbulkan bencana
akibat cuaca dan iklim. Kemarau panjang, kekeringan akut, kebakaran hutan, banjir bandang
hingga longsor menjadi pengisi catatan bencana Indonesia tahun 2015. secara global, akibat
pemanasan global meningkatkan jumlah bencana alam di seluruh dunia hingga tiga kali lipat.
Alternatif solusi:

Upaya menanggulangi Pemanasan Global ini bisa dimulai dari diri sendiri dan ruang publik
kehidupan serta lingkungan di sekitar kita. Walaupun tidak akan langsung terealisasi atau
terlihat langsung dampak dari upaya yang kita lakukan, tapi jika dilakukan terus menerus dan
dilakukan oleh orang banyak, beberapa tahun kedepan pasti akan terlihat perubahan yang
telah kita lakukan. Dan walaupun kita tidak dapat menghentikan pemanasan global ini tetapi
setidaknya kita dapat memperlambat dampak yang ditimbulkan oleh pemanasan global
tersebut. Upaya menanggulangi pemanasan global yang dapat kita lakukan tersebut antara
lain:

1.Melakukan penghematan listrik


Dengan berhemat listrik, secara tidak langsung kita telah mengurangi kadar CO2 pada lapisan
atmosfer karena sebagian besar gas CO2 ini dihasilkan dari pembangkit listrik yang berbahan
bakar fosil.

2. Menanam pohon atau reboisasi


Menanam pohon atau reboisasi merupakan langkah untuk menyeimbangkan kadar gas CO2 di
lapisan atmosfer. Karena pohon akan menyerap gas CO2 untuk melakukan proses fotosintesis
dan akan melepaskan oksigen ke udara. Dan hal ini akan membuat udara pada lapisan
atmosfer lebih sejuk dan pemanasan global sedikit teratasi

3. Tidak menebang pohon di hutan sembarangan


Seperti disebutkan sebelumnya, pohon merupakan tumbuhan yang menyerap gas CO2. Jadi,
jika kita menebangnya, apalagi menebang dalam jumlah yang sangat banyak, akan
menimbulkan bahaya jika hutan di bumi terus dieksploitasi secara berlebihan, dan dampak
pemanasan global pun akan semakin buruk karena tidak ada yang menyerap gas CO2. Dengan
mengurangi dampak penebangan hutan secara liar juga kita turut membantu cara menjaga
kelestarian hutan yang saat ini banyak mengalami dampak akibat kerusakan hutan.

4. Menggunakan Energi Alternatif


Kita dapat menggunakan energi alternatif guna meminimalisir hal – hal yang dapat
menjadi penyebab pemanasan global. Misalnya mengganti pemakaian pembangkit listrik yang
berbahan bakar fosil dengan energi yang dikeluarkan oleh sinar matahari, panas bumi, angin
atau air.

5. Tidak menggunakan alat yang menghasilkan gas CFC


Gas CFC ini biasanya dihasilkan oleh peralatan pendingin udara. Dan perlu diketahui bahwa
saat ini CFC menyumbangkan 20% proses terjadinya efek rumah kaca. Maka dari itu,
penggunaan CFC harus dihentikan. menghapus penggunaan CFC secara menyeluruh.

6. Mengurangi penggunaan kendaraan bahan bakar fosil


Kendaraan bahan bakar fosil, seperti mobil atau motor merupakan penyumbang CO2 terbesar
di perkotaan. Apalagi jika menggunakan kendaraan pribadi. Dengan banyaknya pemakaian
kendaraan pribadi maka akan menyebabkan borosnya penggunaan bahan bakar fosil yang
menghasilkan emisi karbon dioksida. Tetapi jika kita mengurangi penggunaan kendaraan,
maka sedikitnya kita sudah mengurangi emisi karbon dioksida yang dikeluarkan oleh
kendaraan tersebut.
7. Melakukan Reuse, Reduce dan Recycle

 Reuse, merupakan cara pemanfaatan sampah atau memanfaatkan kembali barang yang sudah
tidak terpakai atau penggunaan barang – barang yang tidak sekali pakai, jadi barang tersebut
masih dapat digunakan dan dimanfaatkan untuk pemakaian kedua dan seterusnya. Misalnya
seperti menggunakan kertas bekas untuk kertas corat-coret atau catatan keperluan sehari hari
atau menggunakan sapu tangan yang bisa digunakan kembali daripada menggunakan kertas
tissue.
 Reduce, yaitu melakukan penghematan dan mengurangi sampah. Misalnya hemat dalam
menggunakan kertas dan tissue karena kertas dan tissue terbuat dari kayu yang harus ditebang
dari pohon di hutan. Atau bisa juga membeli produk yang berlabel ramah lingkungan dan
mengurangi pemakaian produk yang dikemas plastik atau styrofoam. Dan berhenti
menggunakan semprotan aerosol untuk mengurangi CFC yang akan mengganggu lapisan
Ozon bumi.
 Recycle, yaitu mendaur ulang barang – barang yang sudah tidak dapat digunakan menjadi
barang yang memberikan manfaat. Misalnya dengan cara memisahkan barang – barang yang
berbahan organik dan bukan organik terlebih dahulu. Lalu yang berbahan organik bisa
dimanfaatkan menjadi pupuk kompos dan yang bukan organik seperti botol plastik bisa
dikreasikan menjadi kotak pensil atau pot tanaman.

• Efisiensi penggunaan energi

• Pencarian sumber-sumber energi alternatif seperti energi nuklir, energy panas bumi
dll.

Hasil kesepakatan dunia internasional:


• Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC)
• Protokol Kyoto
• Asia-Pacific Partnership on Clean Development and Climate (APPCDC)

E. Metode Pembelajaran
Model Pembelajaran : Discovery Learning, project based Learning
Metode : Tanya jawab, wawancara, diskusi dan bermain peran

F. Media Pembelajaran
Media :
 Worksheet atau lembar kerja (siswa)
 Lembar penilaian
 LCD Proyektor

Alat/Bahan :
 Penggaris, spidol, papan tulis
 Laptop & infocus

G. Sumber Belajar
 Buku Fisika Siswa Kelas XI, Kemendikbud, Tahun 2016
 Buku refensi yang relevan,
 Lingkungan setempat
H. Langkah-Langkah Pembelajaran
1 . Pertemuan Pertama (4 x 45 Menit)
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan
YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari
dalam kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai
dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan
global
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 150 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan
pemberian perhatian pada topik materi Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan
rangsangan) perubahan iklim serta Dampak pemanasan global dengan cara :
 Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
 Mengamati
 Lembar kerja materi Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan
perubahan iklim serta Dampak pemanasan global.
 Pemberian contoh-contoh materi Efek rumah kaca dan Emisi
karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan global
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif,
dsb
 Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan
membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Efek rumah kaca dan
1 . Pertemuan Pertama (4 x 45 Menit)
Emisi karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan global.
 Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Efek rumah
kaca dan Emisi karbon dan perubahan iklim serta Dampak
pemanasan global.
 Mendengar
Pemberian materi Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan perubahan
iklim serta Dampak pemanasan global oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang
materi pelajaran mengenai materi :
 Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan perubahan iklim serta
Dampak pemanasan global
untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian,
mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi
(pertanyaan/ sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang
identifikasi disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah)  Mengajukan pertanyaan tentang materi :
 Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan perubahan iklim serta
Dampak pemanasan global
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai
dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik)
untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab
(pengumpulan pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data)  Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Efek rumah kaca dan Emisi
karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan global yang
sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang
disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
 Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan
membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah
pengetahuan dan pemahaman tentang materi Efek rumah kaca dan
Emisi karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan global
yang sedang dipelajari.
 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami
dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada
guru berkaitan dengan materi Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan
perubahan iklim serta Dampak pemanasan global yang sedang
dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Efek rumah kaca
dan Emisi karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan
1 . Pertemuan Pertama (4 x 45 Menit)
global yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan
perubahan iklim serta Dampak pemanasan global.
 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Efek rumah kaca dan Emisi
karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan global yang
telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang rapi dan
menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau
mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri Efek rumah kaca
dan Emisi karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan
global sesuai dengan pemahamannya.
 Saling tukar informasi tentang materi :
 Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan perubahan iklim serta
Dampak pemanasan global
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya
sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan
sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan
metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat
orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
Data) pengamatan dengan cara :
 Berdiskusi tentang data dari Materi :
 Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan perubahan iklim serta
Dampak pemanasan global
 Mengolah informasi dari materi Efek rumah kaca dan Emisi karbon
dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan global yang sudah
dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun
hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi
yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan
pada lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Efek
rumah kaca dan Emisi karbon dan perubahan iklim serta Dampak
pemanasan global.
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi
hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber
melalui kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
1 . Pertemuan Pertama (4 x 45 Menit)
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
 Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan perubahan iklim serta
Dampak pemanasan global
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama
membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta
didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Efek rumah kaca dan
Emisi karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan global
berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis,
atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti,
toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan
pendapat dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang
materi :
 Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan perubahan iklim serta
Dampak pemanasan global
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag
materi Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan perubahan iklim serta
Dampak pemanasan global dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Efek rumah kaca dan Emisi
karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan global yang
dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan perubahan iklim serta
Dampak pemanasan global
 Menjawab pertanyaan tentang materi Efek rumah kaca dan Emisi
karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan global yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang
telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Efek
rumah kaca dan Emisi karbon dan perubahan iklim serta Dampak
pemanasan global yang akan selesai dipelajari
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Efek rumah kaca dan
Emisi karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan global
yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada lembar
lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek
penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan perubahan iklim
1 . Pertemuan Pertama (4 x 45 Menit)
serta Dampak pemanasan global berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam
pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku
jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
 Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting
yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Efek rumah kaca dan Emisi
karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan global yang baru dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Efek rumah kaca dan Emisi
karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan global yang baru diselesaikan.
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus
mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran
Efek rumah kaca dan Emisi karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan
global.
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja
dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Efek rumah kaca dan Emisi
karbon dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan global.
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Efek rumah kaca dan Emisi karbon
dan perubahan iklim serta Dampak pemanasan global kepada kelompok yang memiliki
kinerja dan kerjasama yang baik.

2 . Pertemuan Kedua (4 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan
YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari
dalam kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai
dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Efisiensi penggunaan energi
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
2 . Pertemuan Kedua (4 x 45 Menit)
langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 150 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan
pemberian perhatian pada topik materi Efisiensi penggunaan energi dengan cara :
rangsangan)  Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
 Mengamati
 Lembar kerja materi Efisiensi penggunaan energi.
 Pemberian contoh-contoh materi Efisiensi penggunaan energi
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif,
dsb
 Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan
membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Efisiensi penggunaan
energi.
 Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Efisiensi
penggunaan energi.
 Mendengar
Pemberian materi Efisiensi penggunaan energi oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang
materi pelajaran mengenai materi :
 Efisiensi penggunaan energi
untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian,
mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi
(pertanyaan/ sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang
identifikasi disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah)  Mengajukan pertanyaan tentang materi :
 Efisiensi penggunaan energi
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai
dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik)
untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab
(pengumpulan pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data)  Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Efisiensi penggunaan energi
yang sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi
yang disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
 Membaca sumber lain selain buku teks
2 . Pertemuan Kedua (4 x 45 Menit)
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan
membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah
pengetahuan dan pemahaman tentang materi Efisiensi penggunaan
energi yang sedang dipelajari.
 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami
dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada
guru berkaitan dengan materi Efisiensi penggunaan energi yang
sedang dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Efisiensi
penggunaan energi yang telah disusun dalam daftar pertanyaan
kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Efisiensi penggunaan energi.
 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Efisiensi penggunaan
energi yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang
rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau
mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri Efisiensi
penggunaan energi sesuai dengan pemahamannya.
 Saling tukar informasi tentang materi :
 Efisiensi penggunaan energi
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya
sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan
sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan
metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat
orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
Data) pengamatan dengan cara :
 Berdiskusi tentang data dari Materi :
 Efisiensi penggunaan energi
 Mengolah informasi dari materi Efisiensi penggunaan energi yang
sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau
pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan
informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-
pertanyaan pada lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Efisiensi
penggunaan energi.
2 . Pertemuan Kedua (4 x 45 Menit)
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi
hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber
melalui kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
 Efisiensi penggunaan energi
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama
membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta
didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Efisiensi penggunaan
energi berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan,
tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti,
toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan
pendapat dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang
materi :
 Efisiensi penggunaan energi
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag
materi Efisiensi penggunaan energi dan ditanggapi oleh kelompok
yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Efisiensi penggunaan energi
yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan untuk
menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Efisiensi penggunaan energi
 Menjawab pertanyaan tentang materi Efisiensi penggunaan energi
yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja
yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Efisiensi
penggunaan energi yang akan selesai dipelajari
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Efisiensi penggunaan
energi yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek
penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Efisiensi penggunaan energi berlangsung, guru mengamati
sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya
diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu,
peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
2 . Pertemuan Kedua (4 x 45 Menit)
Peserta didik :
 Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting
yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Efisiensi penggunaan energi
yang baru dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Efisiensi penggunaan energi
yang baru diselesaikan.
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus
mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran
Efisiensi penggunaan energi.
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja
dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Efisiensi penggunaan energi.
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Efisiensi penggunaan energi kepada
kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

3 . Pertemuan Ketiga (4 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan
YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari
dalam kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai
dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Pencarian sumber-sumber energi alternatif seperti energi nuklir
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran.
Kegiatan Inti ( 150 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan
3 . Pertemuan Ketiga (4 x 45 Menit)
pemberian perhatian pada topik materi Pencarian sumber-sumber energi alternatif
rangsangan) seperti energi nuklir dengan cara :
 Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
 Mengamati
 Lembar kerja materi Pencarian sumber-sumber energi alternatif
seperti energi nuklir.
 Pemberian contoh-contoh materi Pencarian sumber-sumber
energi alternatif seperti energi nuklir untuk dapat dikembangkan
peserta didik, dari media interaktif, dsb
 Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan
membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Pencarian sumber-sumber
energi alternatif seperti energi nuklir.
 Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Pencarian
sumber-sumber energi alternatif seperti energi nuklir.
 Mendengar
Pemberian materi Pencarian sumber-sumber energi alternatif seperti
energi nuklir oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang
materi pelajaran mengenai materi :
 Pencarian sumber-sumber energi alternatif seperti energi nuklir
untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian,
mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi
(pertanyaan/ sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang
identifikasi disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah)  Mengajukan pertanyaan tentang materi :
 Pencarian sumber-sumber energi alternatif seperti energi nuklir
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai
dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik)
untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab
(pengumpulan pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data)  Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Pencarian sumber-sumber energi
alternatif seperti energi nuklir yang sedang dipelajari dalam bentuk
gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan mencoba
menginterprestasikannya.
 Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan
membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah
pengetahuan dan pemahaman tentang materi Pencarian sumber-
3 . Pertemuan Ketiga (4 x 45 Menit)
sumber energi alternatif seperti energi nuklir yang sedang dipelajari.
 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami
dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada
guru berkaitan dengan materi Pencarian sumber-sumber energi
alternatif seperti energi nuklir yang sedang dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Pencarian
sumber-sumber energi alternatif seperti energi nuklir, energi panas
bumi dll yang telah disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Pencarian sumber-sumber energi
alternatif seperti energi nuklir.
 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Pencarian sumber-sumber
energi alternatif seperti energi nuklir yang telah diperoleh pada buku
catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa Indonesia
yang baik dan benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau
mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri Pencarian
sumber-sumber energi alternatif seperti energi nuklir sesuai dengan
pemahamannya.
 Saling tukar informasi tentang materi :
 Pencarian sumber-sumber energi alternatif seperti energi nuklir
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya
sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan
sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan
metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat
orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
Data) pengamatan dengan cara :
 Berdiskusi tentang data dari Materi :
 Pencarian sumber-sumber energi alternatif seperti energi nuklir
 Mengolah informasi dari materi Pencarian sumber-sumber energi
alternatif seperti energi nuklir yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya mau pun hasil dari kegiatan
mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi yang sedang
berlangsung dengan bantuan pertanyaan-pertanyaan pada lembar
kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Pencarian
3 . Pertemuan Ketiga (4 x 45 Menit)
sumber-sumber energi alternatif seperti energi nuklir.
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi
hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber
melalui kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
 Pencarian sumber-sumber energi alternatif seperti energi nuklir
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama
membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta
didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Pencarian sumber-
sumber energi alternatif seperti energi nuklir berupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi, kemampuan
berpikir sistematis, mengungkapkan pendapat dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang
materi :
 Pencarian sumber-sumber energi alternatif seperti energi nuklir
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag
materi Pencarian sumber-sumber energi alternatif seperti energi
nuklir dan ditanggapi oleh kelompok yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Pencarian sumber-sumber
energi alternatif seperti energi nuklir yang dilakukan dan peserta
didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Pencarian sumber-sumber energi alternatif seperti energi nuklir
 Menjawab pertanyaan tentang materi Pencarian sumber-sumber
energi alternatif seperti energi nuklir yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi
Pencarian sumber-sumber energi alternatif seperti energi nuklir
yang akan selesai dipelajari
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Pencarian sumber-
sumber energi alternatif seperti energi nuklir yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau pada lembar lerja yang telah
disediakan secara individu untuk mengecek penguasaan siswa
terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Pencarian sumber-sumber energi alternatif seperti energi
nuklir berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap:
3 . Pertemuan Ketiga (4 x 45 Menit)
nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi masalah
tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
 Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting
yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Pencarian sumber-sumber
energi alternatif seperti energi nuklir yang baru dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Pencarian sumber-sumber
energi alternatif seperti energi nuklir yang baru diselesaikan.
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus
mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran
Pencarian sumber-sumber energi alternatif seperti energi nuklir.
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja
dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Pencarian sumber-sumber
energi alternatif seperti energi nuklir.
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Pencarian sumber-sumber energi
alternatif seperti energi nuklir kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama
yang baik.

4 . Pertemuan Keempat (4 x 45 Menit)


Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)
Guru :
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan
YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Aperpepsi
 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan
pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya
 Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan.
Motivasi
 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari
dalam kehidupan sehari-hari.
 Apabila materitema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai
dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi :
 Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait
pemanasan global
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
 Mengajukan pertanyaan
Pemberian Acuan
 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada
pertemuan yang berlangsung
 Pembagian kelompok belajar
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran.
4 . Pertemuan Keempat (4 x 45 Menit)
Kegiatan Inti ( 150 Menit )
Sintak Model
Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimullasi/ Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk memusatkan
pemberian perhatian pada topik materi Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC,
rangsangan) Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan global dengan cara :
 Melihat (tanpa atau dengan Alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
 Mengamati
 Lembar kerja materi Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC,
Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan global.
 Pemberian contoh-contoh materi Hasil-hasil kesepakatan Global
IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan global
untuk dapat dikembangkan peserta didik, dari media interaktif,
dsb
 Membaca.
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah dengan
membaca materi dari buku paket atau buku-buku penunjang lain, dari
internet/materi yang berhubungan dengan Hasil-hasil kesepakatan
Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan
global.
 Menulis
Menulis resume dari hasil pengamatan dan bacaan terkait Hasil-hasil
kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait
pemanasan global.
 Mendengar
Pemberian materi Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol
Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan global oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan pengantar kegiatan secara garis besar/global tentang
materi pelajaran mengenai materi :
 Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan
APPCDC terkait pemanasan global
untuk melatih rasa syukur, kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian,
mencari informasi.
Problem CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk mengidentifikasi
(pertanyaan/ sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan dengan gambar yang
identifikasi disajikan dan akan dijawab melalui kegiatan belajar, contohnya :
masalah)  Mengajukan pertanyaan tentang materi :
 Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan
APPCDC terkait pemanasan global
yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk
mendapatkan informasi tambahan tentang apa yang diamati (dimulai
dari pertanyaan faktual sampai ke pertanyaan yang bersifat hipotetik)
untuk mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis yang perlu
untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang hayat.
Data KEGIATAN LITERASI
4 . Pertemuan Keempat (4 x 45 Menit)
collection Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk menjawab
(pengumpulan pertanyan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
data)  Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Hasil-hasil kesepakatan Global
IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan global yang
sedang dipelajari dalam bentuk gambar/video/slide presentasi yang
disajikan dan mencoba menginterprestasikannya.
 Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan mencari dan
membaca berbagai referensi dari berbagai sumber guna menambah
pengetahuan dan pemahaman tentang materi Hasil-hasil kesepakatan
Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan
global yang sedang dipelajari.
 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat dipahami
dari kegiatan mengmati dan membaca yang akan diajukan kepada
guru berkaitan dengan materi Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC,
Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan global yang
sedang dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan nara sumber
Mengajukan pertanyaan berkaiatan dengan materi Hasil-hasil
kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait
pemanasan global yang telah disusun dalam daftar pertanyaan
kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)
Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untuk:
 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas contoh dalam
buku paket mengenai materi Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC,
Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan global.
 Mengumpulkan informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Hasil-hasil kesepakatan
Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan
global yang telah diperoleh pada buku catatan dengan tulisan yang
rapi dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
 Mempresentasikan ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau
mempresentasikan materi dengan rasa percaya diri Hasil-hasil
kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait
pemanasan global sesuai dengan pemahamannya.
 Saling tukar informasi tentang materi :
 Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan
APPCDC terkait pemanasan global
dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok lainnya
sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang dapat dijadikan
sebagai bahan diskusi kelompok kemudian, dengan menggunakan
metode ilmiah yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau
pada lembar kerja yang disediakan dengan cermat untuk
mengembangkan sikap teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat
orang lain, kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
4 . Pertemuan Keempat (4 x 45 Menit)
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang dipelajari,
mengembangkan kebiasaan belajar dan belajar sepanjang hayat.
Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL THINKING
processing (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data hasil
Data) pengamatan dengan cara :
 Berdiskusi tentang data dari Materi :
 Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan
APPCDC terkait pemanasan global
 Mengolah informasi dari materi Hasil-hasil kesepakatan Global
IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan global yang
sudah dikumpulkan dari hasil kegiatan/pertemuan sebelumnya mau
pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan
informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan pertanyaan-
pertanyaan pada lembar kerja.
 Peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi Hasil-
hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC
terkait pemanasan global.
Verification CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan memverifikasi
hasil pengamatannya dengan data-data atau teori pada buku sumber
melalui kegiatan :
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada pengolahan
informasi yang bersifat mencari solusi dari berbagai sumber yang
memiliki pendapat yang berbeda sampai kepada yang bertentangan
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja
keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir
induktif serta deduktif dalam membuktikan tentang materi :
 Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan
APPCDC terkait pemanasan global
antara lain dengan : Peserta didik dan guru secara bersama-sama
membahas jawaban soal-soal yang telah dikerjakan oleh peserta
didik.
Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)
(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Hasil-hasil kesepakatan
Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan
global berupa kesimpulan berdasarkan hasil analisis secara lisan,
tertulis, atau media lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti,
toleransi, kemampuan berpikir sistematis, mengungkapkan
pendapat dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal tentang
materi :
 Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan
APPCDC terkait pemanasan global
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan tentanag
materi Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan
APPCDC terkait pemanasan global dan ditanggapi oleh kelompok
yang mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Hasil-hasil kesepakatan
Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan
4 . Pertemuan Keempat (4 x 45 Menit)
global yang dilakukan dan peserta didik lain diberi kesempatan
untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)
 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa :
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi :
 Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan
APPCDC terkait pemanasan global
 Menjawab pertanyaan tentang materi Hasil-hasil kesepakatan Global
IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan global yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau lembar kerja yang
telah disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan dengan materi Hasil-
hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC
terkait pemanasan global yang akan selesai dipelajari
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Hasil-hasil kesepakatan
Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan
global yang terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar lerja yang telah disediakan secara individu untuk mengecek
penguasaan siswa terhadap materi pelajaran.
Catatan : Selama pembelajaran Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan
APPCDC terkait pemanasan global berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam
pembelajaran yang meliputi sikap: nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku
jujur, tangguh menghadapi masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu, peduli lingkungan
Kegiatan Penutup (15 Menit)
Peserta didik :
 Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-point penting
yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi Hasil-hasil kesepakatan
Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan global yang baru
dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Hasil-hasil kesepakatan
Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan global yang baru
diselesaikan.
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja yang harus
mempelajarai pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah atau dirumah.

Proyek yang dikerjakan di luar jam sekolah atau di rumah adalah:


Pembuatan kompos dari limbah organik

Proyek Pembuatan BBM dari sampah plastic

Proyek recycle dari limbah botol bekas berupa hiasan rumah,,bunga,tas dan lain
sebagainya.
Guru :
 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi pelajaran
Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan
global.
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja
dengan benar diberi paraf serta diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
4 . Pertemuan Keempat (4 x 45 Menit)
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Hasil-hasil kesepakatan
Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan global.
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Hasil-hasil kesepakatan Global IPCC,
Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan global kepada kelompok yang
memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

I. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Teknik Penilaian (terlampir)
a. Sikap
- Penilaian Observasi
Penilaian observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik
sehari-hari, baik terkait dalam proses pembelajaran maupun secara umum.
Pengamatan langsung dilakukan oleh guru. Berikut contoh instrumen penilaian
sikap
Aspek Perilaku yang
N Jumla Skor Kode
Nama Siswa Dinilai
o h Skor Sikap Nilai
BS JJ TJ DS
1 Soenarto 75 75 50 75 275 68,75 C
2 ... ... ... ... ... ... ...

Keterangan :
• BS : Bekerja Sama
• JJ : Jujur
• TJ : Tanggun Jawab
• DS : Disiplin

Catatan :
1. Aspek perilaku dinilai dengan kriteria:
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Cukup
25 = Kurang
2. Skor maksimal = jumlah sikap yang dinilai dikalikan jumlah kriteria = 100 x
4 = 400
3. Skor sikap = jumlah skor dibagi jumlah sikap yang dinilai = 275 : 4 = 68,75
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat diubah sesuai dengan aspek perilaku yang ingin dinilai

- Penilaian Diri
Seiring dengan bergesernya pusat pembelajaran dari guru kepada peserta didik,
maka peserta didik diberikan kesempatan untuk menilai kemampuan dirinya
sendiri. Namun agar penilaian tetap bersifat objektif, maka guru hendaknya
menjelaskan terlebih dahulu tujuan dari penilaian diri ini, menentukan
kompetensi yang akan dinilai, kemudian menentukan kriteria penilaian yang
akan digunakan, dan merumuskan format penilaiannya Jadi, singkatnya format
penilaiannya disiapkan oleh guru terlebih dahulu. Berikut Contoh format
penilaian :

Jumlah Skor Kode


No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai
Selama diskusi, saya ikut
1 serta mengusulkan 50
ide/gagasan.
Ketika kami berdiskusi,
2 setiap anggota mendapatkan 50
250 62,50 C
kesempatan untuk berbicara.
Saya ikut serta dalam
3 membuat kesimpulan hasil 50
diskusi kelompok.
4 ... 100

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 4 x 100 =
400
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (250 : 400) x
100 = 62,50
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)
5. Format di atas dapat juga digunakan untuk menilai kompetensi pengetahuan
dan keterampilan

- Penilaian Teman Sebaya


Penilaian ini dilakukan dengan meminta peserta didik untuk menilai temannya
sendiri. Sama halnya dengan penilaian hendaknya guru telah menjelaskan
maksud dan tujuan penilaian, membuat kriteria penilaian, dan juga menentukan
format penilaiannya. Berikut Contoh format penilaian teman sebaya :

Nama yang diamati : ...


Pengamat : ...

Jumlah Skor Kode


No Pernyataan Ya Tidak
Skor Sikap Nilai
Mau menerima pendapat
1 100
teman.
Memberikan solusi terhadap
2 100
permasalahan.
Memaksakan pendapat 450 90,00 SB
3 sendiri kepada anggota 100
kelompok.
4 Marah saat diberi kritik. 100
5 ... 50

Catatan :
1. Skor penilaian Ya = 100 dan Tidak = 50 untuk pernyataan yang positif,
sedangkan untuk pernyataan yang negatif, Ya = 50 dan Tidak = 100
2. Skor maksimal = jumlah pernyataan dikalikan jumlah kriteria = 5 x 100 =
500
3. Skor sikap = (jumlah skor dibagi skor maksimal dikali 100) = (450 : 500) x
100 = 90,00
4. Kode nilai / predikat :
75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB)
50,01 – 75,00 = Baik (B)
25,01 – 50,00 = Cukup (C)
00,00 – 25,00 = Kurang (K)

- Penilaian Jurnal (Lihat lampiran)

b. Pengetahuan
- Tertulis Uraian dan atau Pilihan Ganda (Lihat lampiran)
- Tes Lisan/Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan
Praktek Monolog atau Dialog
Penilaian Aspek Percakapan
Skala
N Jumla Skor Kode
Aspek yang Dinilai 10
o 25 50 75 h Skor Sikap Nilai
0
1 Intonasi
2 Pelafalan
3 Kelancaran
4 Ekspresi
5 Penampilan
6 Gestur

- Penugasan (Lihat Lampiran)


Tugas Rumah
a. Peserta didik menjawab pertanyaan yang terdapat pada buku peserta didik
b. Peserta didik memnta tanda tangan orangtua sebagai bukti bahwa mereka
telah mengerjakan tugas rumah dengan baik
c. Peserta didik mengumpulkan jawaban dari tugas rumah yang telah
dikerjakan untuk mendapatkan penilaian.
c. Keterampilan
- Penilaian Unjuk Kerja
Contoh instrumen penilaian unjuk kerja dapat dilihat pada instrumen penilaian
ujian keterampilan berbicara sebagai berikut:
Instrumen Penilaian
Sangat Kurang Tidak
Baik
No Aspek yang Dinilai Baik Baik Baik
(75)
(100) (50) (25)
Kesesuaian respon dengan
1
pertanyaan
2 Keserasian pemilihan kata
Kesesuaian penggunaan tata
3
bahasa
4 Pelafalan
Kriteria penilaian (skor)
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik
Cara mencari nilai (N) = Jumalah skor yang diperoleh siswa dibagi jumlah skor
maksimal dikali skor ideal (100)
Instrumen Penilaian Diskusi
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1 Penguasaan materi diskusi
2 Kemampuan menjawab pertanyaan
3 Kemampuan mengolah kata
4 Kemampuan menyelesaikan masalah

Keterangan :
100 = Sangat Baik
75 = Baik
50 = Kurang Baik
25 = Tidak Baik

- Penilaian Proyek (Lihat Lampiran)


- Penilaian Produk (Lihat Lampiran)
- Penilaian Portofolio
Kumpulan semua tugas yang sudah dikerjakan peserta didik, seperti catatan,
PR, dll
Instrumen Penilain
No Aspek yang Dinilai 100 75 50 25
1
2
3
4

2. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


a. Remedial
Bagi peserta didik yang belum memenuhi kriteria ketuntasan minimal (KKM),
maka guru bisa memberikan soal tambahan.

Padangan, September 2018

Mengetahui
Kepala SMAN 1 Padangan Guru Mata Pelajaran

Drs.Nurhadi,M.Pd Ida Mintarina Nulfita,M.Pd


NIP.19650518 198602 1 005 NIP.19670529 199703 2 004

Catatan Kepala Sekolah


.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
.....................................................................................................................................................
........................................................